Kamis, 05 November 2015

1. Scanning  merupakan jenis membaca cepat dengan tujuan untuk menemukan informasi  
    khusus/tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya dalam suatu teks.
   Skimming  menuntut pembaca memiliki kemampuan memproses teks dengan cepat guna  
   memperoleh gambaran/kesan umum mengenai suatu teks, meliputi organisasi, gaya, fokus
   tulisan, gagasan-gagasan utama, dan sudut pandang penulis, termasuk mengenai kaitan
   teks dengan kebutuhan dan minat pembaca.
   Persamaan teknik membaca skimming dan scanning
   - Merupakan teknik membaca cepat
   - Digunakan untuk mencari informasi secara cepat
   - Pembaca fokus dengan informasi yang dicari dengan melewati atau membaca sekilas
     informasi yang kurang penting
   - Keduanya dilakukan ketika seseorang memilih buku bacaan yang sesuai dengan apa yang
     dicari.
   - Suatu teknik yang tidak terlalu banyak membuang-buang waktu mencari sesuatu yang
     dinginkan dari buku, khususnya tindakan yang tidak menunjang terhadap pencarian
     informasi tersebut.


   Perbedaan teknik membaca skimming dan scanning
   secara keseluruhan baik Skimming dan Scanning merupakan teknik membaca yang sama-
   sama bermanfaat untuk mencari segala informasi dari sebuah bahan bacaan secara cepat.
   Akan tetapi, perbedaan terletak dari informasi yang didapatkan dimana Skimming
   menghasilkan informasi yang bersifat penggambaran umum sedangkan Scanning
   menghasilkan informasi yang mendetail atau lebih spesifik.

2. Rumus KEM
KEM : K/Wm x B/SI = ... kpm
                  : 875/2,13 x 75/100 = 307,66 kpm

KEM : K/Wm (60) x B/SM = ... kpm

Keterangan:
KEM   : Kecepatan efektif membaca
K        : Jumlah kata yang dibaca, singkatan, atau bilangan
             dihitung 1 (satu) kata.
Wm    : Lama waktu tempuh membaca dengan satuan menit.
B        : Skor atau nilai tes yang dijawab dengan benar atau
             skor yang diperoleh.
SI      : Skor atau nilai tes ideal atau skor maksimal.
Kpm    : Kata per menit.

3. ciri-ciri kemampuan berpikir dan bersikap kritis
a. Kemampuan mengidentifikasi. Pada tahapan ini terdiri atas mengumpulkan dan  
   menyusun informasi yang diperlukan, mampu menentukan pikiran utama dari suatu teks
   atau script, dan dapat menjelaskan hubungan sebab akibat dari suatu pernyataan.
b. Kemampuan mengevaluasi. Hal ini terdiri atas dapat membedakan informasi relevan
    dan tidak relevan, mendeteksi penyimpangan, dan mampu mengevaluasi pernyataan-
    pernyataan.
c. Kemampuan menyimpulkan. Hal ini terdiri atas mampu menunjukkan pernyataan yang
    benar dan salah, mampu membedakan antara fakta dan nilai dari suatu pendapat atau
    pernyataan, dan mampu merancang solusi sederhana berdasarkan naskah.
d. Kemampuan mengemukakan pendapat. Hal ini terdiri atas dapat memberikan alasan
    yang logis, mampu menunjukkan fakta – fakta yang mendukung pendapatnya, dan
    mampu memberikan ide-ide atau gagasan yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar